Selasa, 10 Juli 2018

Implementasi Algoritma C4.5 Pada Aplikasi Klasifikasi Penentuan Pemberian Diskon

Algoritma C4.5 merupakan algoritma klasifikasi pohon keputusan yang banyak digunakan karena memiliki kelebihan utama dari algoritma yang lainnya. Kelebihan algoritma C4.5 dapat menghasilkan pohon keputusan yang mudah diinterprestasikan, memiliki tingkat akurasi yang dapat diterima, efisien dalam menangani atribut bertipe diskret dan dapat menangani atribut bertipe diskret dan numerik.
Dalam mengkonstruksi pohon, algoritma C4.5 membaca seluruh sampel data training dari storage  dan memuatnya ke memori. Hal inilah yang menjadi salah satu kelemahan algoritma C4.5 dalam kategori  “skalabilitas” adalah algoritma ini hanya dapat digunakan jika data training dapat disimpan secara keseluruhan dan pada waktu yang bersamaan di memori.
Tampilan Antar Muka
Tampilan Dashboard
Tampilan Data Distributor
Tampilan Data Penjualan
Tampilan Data Analisa

Teori Pendukung
  • Sistem Informasi
  • Software Development Life Cycle (SDLC)
  • Desain Database
  • Unified Modelling Language (UML)
  • Framework Aplikasi Web
  • Codeigniter
  • PHP (Perl Hypertext Preprocessor)
  • MYSQL
  • HTML (Hypertext Markup Language)
  • Cascading Style Sheets (CSS)
  • Black Box Testing

Judul Skripsi Penerapan Segmentasi Pelanggan Pada Sistem SUGAR CRM

Halo sahabat Mahasiswa , Kali ini mau Share Judul Skripsi Terbaru ni. Judul nya Penerapan Segmentasi Pelanggan Pada Sistem SUGAR CRM .

Customer Relationship Management (CRM) merupakan sebuah strategi bisnis yang berorientasi pada customer, dengan tujuan akhirnya memaksimalkan profit perusahaan dan kepuasan kustomer.

SugarCRM adalah aplikasi CRM yang katanya terbaik di lingkungan Open Source. SugarCRM dapat digunakan oleh berbagai perusahaan, dari mulai UKM hingga perusahaan besar. SugarCRM dapat dengan mudah beradaptasi pada berbagai lingkungan bisnis dengan menawarkan banyak fleksibilitas, alternatif biaya yang murah, hingga ke solusi propertiary atau berbayar.

Alur kerja model CRM

1. Membangun database pelanggan yang kuat
Mengapa perlu dibangun database yang kuat?
  • Database pelanggan adalah salah satu asset utama perusahaan, yang juga dapat dihitung performanya sebagaimana performa financial yang lain.
2. Database perusahaan dapat dijadikan ukuran tentang “nilai perusahaan sekarang”, dan kemungkinan performa dimasa yang akan datang.
  • Membuat profil setiap pelanggan
Profil pelanggan menyangkut segala aktifitas yang dilakukan oleh pelanggan mengenai penggunaan produk ataupun layanan perusahaan. Ada 2 hal dalam membuat profil pelanggan:
  • Usage
Menyangkut seberapa banyak pelanggan menggunakan produk atau layanan perusahaan, kapan menggunakannya dan produk atau layanan apa saja yang digunakan.
  • Uses
Menyangkut bagaimana pelanggan memakai produk atau layanan perusahaan.

3. Analisis profitabilitas dari setiap pelanggan
Ada 2 hal yang perlu diperhatikan dari masing-masing pelanggan:
  • Penerimaan (revenue) yang dihasilkan dari masing-masing pelanggan
  • Biaya (cost) yang harus dikeluarkan untuk melayani masing-masing pelanggan
4. Interaksi dengan pelanggan yang lebih targeted dan customized
Perusahaan dapat memberikan komunikasi pemasaran terpadu yang lebih personal dan customized. Pelanggan akan merasa diperlakukan secara individual yang tentu saja akan memberikan pengalaman yang lebih menarik dan mendukung proses kepuasan pelanggan. Selain aktivitas komunikasi yang lebih targeted, perusahaan juga dapat memberikan penawaran produk ataupun layanan yang secara khusus didesain berbeda untuk setiap pelanggan.

Tampilan Antar Muka

Distributor

Produk

Teori Pendukung
  • Sistem Informasi
  • Software Development Life Cycle (SDLC)
  • Desain Database
  • Unified Modelling Language (UML)
  • Framework Aplikasi Web
  • Codeigniter
  • PHP (Perl Hypertext Preprocessor)
  • MYSQL
  • HTML (Hypertext Markup Language)
  • Cascading Style Sheets (CSS)
  • Black Box Testing

Judul Skripsi SPK Pemilihan Restoran dengan Metode WMP

Sistem pendukung keputusan (SPK) adalah sebuah sistem yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan dari berbagai jenis pilihan yang dilakukan secara akurat dan sesuai dengan sasaran yang diinginkan.

Dalam Judul Skripsi ini data pembanding untuk tiap restoran didapat dari jarak restoran terhadap orang yang ingin makan , rentang harga , lokasi , dan beberapa bobot lain yang telah kami tentukan. Dengan menggunkan metode weight product sebagai penentu hasil restoran terbaik yang direkomendasikan.

Weighted product merupakan salah satu metode yang digunakan untuk melakukan pengabilan keputusan berdasarkan multi kriteria. Yang di maksud dengan multi kriteria disini adalah weighted product menggunakan banyak kriteria untuk menentukan hasil dari pemilihan alternatif yang akan di ambil. Hasil dari keputusan yang diambil dari metode weighted product adalah nilai dari hasil perkalian tiap kriteria yang telah diberikan nilai bobot masing-masing beserta nilai positif dan negatif pada bobot tersebut.

Tampilan Antar Muka

Halaman Login

Halaman Menu Kriteria

Halaman Subkategori

Halaman Menu Restaurant

Halaman Menu Proses Pengajuan

Teori Pendukung
  • Sistem Informasi
  • Software Development Life Cycle (SDLC)
  • Desain Database
  • Unified Modelling Language (UML)
  • Framework Aplikasi Web
  • Codeigniter
  • PHP (Perl Hypertext Preprocessor)
  • MYSQL
  • HTML (Hypertext Markup Language)
  • Cascading Style Sheets (CSS)
  • Black Box Testing

Judul Skripsi Penerapan Metode SAW Dalam Penentuan Kriteria Penjualan Sepeda Motor Bekas

Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut (Fishburn, 1967) (MacCrimmon, 1968).

Metode Simple Additive Weighting (SAW) dipilih karena merupakan metode yang meneyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan dengan melakukan perangkingan untuk mengetahui nilai tertinggi sampai terendah.

Dalam hal ini alternatif yang dimaksud adalah sepeda motor bekas berdasarkan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan. Dengan metode perangkingan tersebut diharapkan penilaian akan lebih cepat sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Penulisan Kode Program (coding) merupakan tahap penerjemahan desain sistem yang telah dibuat ke dalam bentuk perintah-perintah yang dimengerti komputer dengan mempergunakan bahasa pemrograman, middleware dan database tertentu di atas platform. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam membuat sistem pendukung keputusan pembelian sepeda motor bekas adalah Visual Basic.NET dengan database Microsoft SQL Server 2008 R2.

Tampilan Antar Muka

Halaman Login

Halaman Menu Tipe-tipe Motor

Halaman Menu Kriteria

Halaman Menu Subkriteria

Halaman Menu Alternatif

Halaman Menu Penilaian

Halaman Menu Analisa

Teori Pendukung
  • Sistem Informasi
  • Software Development Life Cycle (SDLC)
  • Desain Database
  • Unified Modelling Language (UML)
  • Framework Aplikasi Web
  • Codeigniter
  • PHP (Perl Hypertext Preprocessor)
  • MYSQL
  • HTML (Hypertext Markup Language)
  • Cascading Style Sheets (CSS)
  • Black Box Testing

Judul Skripsi Sistem Pelayanan Pengaduan dan Informasi Pelanggan PT.PLN Bekasi

Judul Skripsi kali ini membahas perancangan sistem informasi pengaduan dan informasi Bekasi. Sistem yang dirancang terdiri dari modul penerimaan pengaduan, modul pembuatan jadwal, modul penentuan tim pelaksana lapangan, dan modul pembuatan laporan pengaduan.

Hasil penelitian, yaitu program dapat memberikan informasi mengenai pengaduan dengan lebih cepat, akurat, dan up to date dibandingkan dengan penggunaan dokumen manual.

Teknologi merupakan “kotak alat” (tool box) dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

Tampilan Antar Muka
Tampilan Menu Pengaduan Pelanggan
Tampilan Menu Tekhnisi
Tampilan Menu Informasi PLN

Teori Pendukung
  • Sistem Informasi
  • Software Development Life Cycle (SDLC)
  • Desain Database
  • Unified Modelling Language (UML)
  • Framework Aplikasi Web
  • Codeigniter
  • PHP (Perl Hypertext Preprocessor)
  • MYSQL
  • HTML (Hypertext Markup Language)
  • Cascading Style Sheets (CSS)
  • Black Box Testing